Memiliki SDA Rendah, Pemkab Tanah Datar Fokus Pada Pembangunan SDM dan Fisik

  • Bagikan

Sebagai salah satu daerah yang tidak memiliki sumber daya alam khususnya mineral yang melimpah, pemerintah daerah  Kabupaten Tanah Datar terus berbenah tingkatkan kualitas Sumber Daya Manusia.

Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Richi Aprian  saat melakukan kunjungan Tim Safari Ramadhan (TSR)  Khusus di Masjid Baitul Makmur Nagari Minangkabau Kecamatan Sungayang, Sabtu (01/05/2021) usai sholat subuh berjamaah.

Wabup Richi sampaikan, pemerintah Tanah Datar terus berbenah meningkatkan SDM guna meningkatkan daya saing. “Pemerintah Kabupaten Tanah Datar akan terus membangun SDM untuk meningkatkan daya saing. Untuk itu kepada orang tua terus dukung anak-anak untuk sekolah, kalau kurang mampu Insya Allah pemerintah daerah siap untuk membantu biaya pendidikan sampai ke perguruan tinggi,” kata Richi.

Wabup ungkapkan, sampai hari ini kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Eka Richi sudah 65 hari menjabat, belum banyak yang bisa diperbuat namun tetap komit dan bertekad menjadikan Tanah Datar kabupaten madani dan ini butuh dukungan dari masyarakat.

“Mari bersama sama kita bangun Tanah Datar, membangun bukan saja butuh dana akan tetapi juga butuh pemikiran atau moril dari masyarakat dengan tujuan untuk kemaslahatan atau kesejahteraan masyarakat,” ucap Richi.

Richi sampaikan dirinya bersama bupati terus melakukan kunjungan lapangan sekaligus menyerap aspirasi masyarakat.

“Khusus Kecamatan Sungayang untuk perbaikan jembatan di Pasar Nagari Tanjung, Saya bersama tim sudah menemui langsung Dirjen di Kementerian PUPR untuk usulan perbaikan, mudah-mudah bisa terealisasi,” ungkap Richi.

Ke depannya wabup tambahkan, beberapa nagari masih banyak yang belum ada sinyal telekomunikasi dan akan difasilitasi guna untuk mempermudah komunikasi  dan mempersingkat birokrasi seperti pengurusan izin dan kelengkapan dokumen, masyarakat tidak perlu lagi datang ke kantor pusat pelayanan.

“Kita belum tahu kapan Covid 19 ini berakhir, untuk itu kita di minta untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan, kalau sudah ada sinyal/ jaringan  di setiap nagari akan mempermudah akses pelayanan kepada masyarakat,” jelasnya.

Wabup juga ingatkan untuk bersama-sama mengatasi penyakit masyarakat di antaranya narkoba dan kenakalan remaja, serta ramaikan masjid dan surau dengan kegiatan keagamaan.

Sebelumnya pengurus masjid Jaswirman sampaikan pada saat ini Masjid Baitul Makmur masih tahap pembangunan yang sampai saat ini masih tahap pengerjaan sekitar 45% dan sudah menghabiskan dana sebesar Rp 7 miliyar. “Kami pengurus tetap mengharapkan dukungan dari semua pihak,” sampainya.

Pada kesempatan tersebut Wakil Bupati didampingi Kadis PU Nofi Hendri dan Camat Sungayang Yatriwel juga menyerahkan bantuan sebesar Rp 10 juta dan tafsir kepada pengurus masjid dan diakhiri ceramah agama oleh  Ustad H. Afrizon. (*)

  • Bagikan