Penyuluh Pertanian Lapangan(PPL) diingatkan supaya terus melakukan bimbingan dan pembinaan kepada petani secara optimal walau Pandemi Covid-19

  • Bagikan

masyarakat petani di tengah pandemi Covid-19 yang masih belum mereda saat ini, tetap diminta agar tetap optimal. Agar bisa tercapai, maka kepada Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) diingatkan supaya terus melakukan bimbingan dan pembinaan kepada petani secara optimal.

Ketegasan itu disampaikan Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (Distanhortbun) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Nuzirwan, Rabu (28/7) terkait dengan sudah masuknya musim tanam kedua tahun 2021.

“Walau masih dalam pandemi Covid-19, namun kepada PPL yang bertugas di kecamatan agar tetap melakukan bimbingan dan pembinaan kepada petani secara optimal, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Tujuannya agar kemampuan petani dalam melakukan pengelolaan lahan, serta juga dalam menghadapi berbagai hama tanaman bisa semakin meningkat. Apalagi sekarang sudah dalam masa musim tanam kedua tahun 2021,” katanya.

Hal itu ditegaskannya, sebab PPL merupakan ujung tombak pembangunan pertanian di lapangan, dan merekalah yang paling memahami kebutuhan dan kondisi petani.

Dari itu PPL mesti sering turun ke lapangan melaksanakan fungsinya secara profesional, agar tujuan utama pembangunan pertanian untuk meningkatkan kualitas hidup petani benar-benar tercapai walau masih dalam pandemi Covid-19.

“PPL sebagai ujung tombak pembangunan pertanian juga berkedudukan sebagai pelaksana teknis fungsional pada unit organisasi instansi pemerintah. Oleh karena itu, mereka hendaknya selalu berupaya agar petani mau dan mampu berswadaya untuk meningkatkan pendapatan ekonomi keluarga,” katanya.

Harapan itu disampaikanya, sebab keberhasilan di sektor pertanian tanaman pangan tersebut, sangat ditentukan oleh pembinaan sumber daya manusia dengan sasaran utamanya adalah petani itu sendiri. (05)

  • Bagikan